Memaksimalkan Traffic Long Tail

Memaksimalkan Traffic Long Tail

Bisnis

Istilah long tail traffic bukanlah hal asing bagi pelaku bisnis online. Bukan hanya pernah mendengar, pelaku bisnis online tentu juga cukup memahami artinya. Tapi apakah sebagai pebisnis online anda juga sudah mengimplementasikan dan mengambil manfaatnya secara optimal? Sangat mungkin selama ini sesungguhnya traffic website anda sangat dipengaruhi long tail traffic, hanya saja anda belum memperhatikannya. Mari kita simak mengapa long tail traffic perlu mendapat perhatian serius.

Traffic pengunjung yang datang melalui search engine pada dasarnya dihasilkan oleh konten website kita. Semakin banyak konten website kita, semakin besar aliran traffic yang masuk, dan pada gilirannya meningkatkan penghasilan yang dialirkan website tersebut ke pundi-pundi anda. Teori tadi berawal dari perilaku search engine, bagaimana search engine meng-index website. Google ? dan search engine lain ? meng-index semua konten yang dinilai orisinal dari website kita. Semakin tinggi kualitas dan orisinalitas konten website kita, semakin banyak halaman web kita yang ter-index.

Riset yang dilakukan dan dipublikasikan OneStat menyatakan bahwa kebanyakan orang menggunakan frasa yang terdiri dari dua atau tiga kata ketika melakukan pencarian melalui search engine. Jarang yang melakukannya hanya dengan menggunakan satu kata saja. Artinya mayoritas pengunjung website dialirkan oleh apa yang kita kenal sebagai keyword long tail.

Jika website anda memiliki banyak halaman website berisi konten yang orisinal dan berkualitas serta ter-index oleh search engine, mendapatkan aliran long tail traffic tentunya bukan masalah.

Untuk lebih memahami kekuatan long tail traffic, mari kita coba menganalisa data yang sesungguhnya, yang kita ambil dari statistik sebuah website. Website ini dioptimasi secara khusus untuk satu sasaran keyword saja. Tetapi selain berbagai aktivitas SEO seperti struktur link internal, kampanye link building, dan sebagainya, pemilik website secara berkala menambahkan konten baru ke dalam websitenya, rutin seminggu sekali dalam setahun terakhir. Konten yang ditambahkan orisinal dan ditulis khusus untuk konsumsi pengunjung. Dalam hal ini penambahan konten tersebut sama sekali tidak menjadi bagian dari SEO.

Mari kita analisa jumlah pengunjung yang dihasilkan oleh keyword yang ditargetkan melalui kampanye SEO dibandingkan dengan long tail traffic yang dihasilkan oleh konten yang ditulis oleh pemilik website. Graffik dibawah menunjukkan perbandingannya secara visual:

 

 

 

Apa yang menarik perhatian anda? Ya, keyword yang secara khusus dioptimasi melalui berbagai strategi SEO ternyata hanya berkontribusi sebesar 17% dari total traffic yang diperoleh website tersebut, sementara 83% sisanya dihasilkan oleh konten yang ditulis pemilik website, long tail traffic.

 

Disini hukum dasar berlaku: keyword yang dioptimasi secara SEO memberikan kontribusi 17%, long tail traffic 85%. Kualitas dan kuantitas konten adalah yang utama.

 

Sesungguhnya ini bukanlah hukum seperti hukum yang kita kenal seperti hukum archimides dalam ilmu fisika, tapi lebih dari hipotesa yang diambil dari memperhatikan sangat banyak sample. Tetapi bagaimanapun ini menujukkan pada kita pebisnis online tentang pentingnya menambahkan konten yang orisinal dan berkualitas ke dalam website kita secara berkala dan terus menerus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *